Kecepatan tidak seharusnya menjadi tujuan pertama. Pilih bagian sepanjang empat hingga delapan birama dan temukan BPM tertinggi ketika Anda dapat bermain tanpa terhenti, tegang, atau menghasilkan nada yang tidak jelas. Jika sebuah bagian gagal pada 72 BPM, kembali ke 60 atau 64 BPM. Anda perlu mengulang gerakan yang benar sebelum meminta tubuh bergerak lebih cepat.
Gunakan tangga sederhana. Mainkan lima kali tanpa kesalahan pada 60 BPM. Naik ke 64 BPM dan ulangi. Setelah itu, lanjutkan ke 68, 72, dan 76 BPM. Untuk bagian gitar, drum, atau keyboard yang membutuhkan koordinasi halus, naikkan hanya 2 atau 3 BPM. Pada iringan yang mudah, lompatan 4 atau 5 BPM dapat berhasil. Catat tempo stabil tertinggi setiap sesi di buku atau ponsel.
Tentukan apa yang dianggap sebagai kesalahan sebelum mulai. Nada teredam, pergantian akor yang terlambat, masuk sebelum klik, jeda yang terlupakan, dan napas yang memutus frase semuanya dicatat. Dengan begitu, Anda tidak menyamakan bermain sampai selesai dengan bermain secara konsisten.
Bagilah latihan menjadi blok 20 hingga 30 menit. Lakukan pemanasan tiga menit, sepuluh menit pada bagian sulit, lima menit dalam versi lebih lambat, dan dua menit merekam satu take. Beristirahatlah 30 detik di antara seri. Jeda mengurangi ketegangan dan membantu Anda mengetahui apakah kesalahan berasal dari tangan, napas, atau hitungan.
Siklus yang berguna adalah naik hingga titik pertama yang tidak stabil, kembali 8 BPM, lalu memantapkan bagian tersebut. Contohnya: 60, 65, 70, 75, 80, dan 85 BPM. Jika 85 menimbulkan kesalahan, kembali ke 77. Rekam dua kali permainan. Ketika audionya bersih, coba 80 pada sesi lain. Catatan ini mengubah perkembangan menjadi data nyata, bukan sekadar kesan sesaat.
Untuk latihan gitar, pilih perpindahan antara dua akor dan mainkan empat birama pada 60 BPM. Ulangi lima kali. Naik ke 64 BPM. Jika tangan kiri menegang atau perpindahan kehilangan denyut, kembali ke 60 BPM dan lakukan tiga pengulangan dengan gerakan lebih kecil. Untuk vokal, gunakan suku kata netral seperti “la”, lalu rekam hanya awal dan akhir setiap frase.
Sebelum bermain, periksa penyeteman dengan tuner online. Senar yang terlalu rendah atau nada yang tidak stabil dapat membuat Anda mengulang gerakan yang salah. Untuk meninjau denyut, nilai not, dan rumus birama, baca juga materi teori musik.